Memang belum waktunya

Seringkali muncul sebuah pertanyaan di dalam kepala yang selalu membuat kita kadang berpikir, apakah memang tidak ada yang mau berpihak kepada kita?

Banyak hal yang memang selalu kita inginkan di dalam diri kita masing-masing, keinginan kita, pekerjaan, barang-barang bagus yang selalu diinginkan, dalam pendidikan dalam keluarga, dalam percintaan dan masih banyak lagi hal yang lebih besar dari situ yang selalu kita harapkan di dalam diri kita masing-masing.
Namun, dengan melihat realitasnya apakah semuanya itu dapat terpenuhi dengan mudah? Tentu tidak, pastinya ada banyak hal yang bisa saja dapat menghambat kita untuk mencapai tujuan yang selalu kita inginkan itu, dan pada saat itu lah kita selalu berpikir bahwa tidak ada yang mau berpihak kepada kita, waktu, masa depan dan orang terdekat, kita akan menganggap bahwa mereka sendiri telah meninggalkan kita ketika kita hendak mencapai berbagai tujuan yang hendak kita capai. Kita akan selalu berpikir bahwa tidak akan ada lagi yang mau berjalan bersama dengan kita, karena semuanya telah berakhir dan mereka sendiri telah meninggalkan kita, ketika kita hendak menginginkan mereka untuk selalu tinggal bersama kita, ketika kita telah dikecewakan oleh berbagai hal yang selalu kita harapkan akan selalu menjadi milik kita.
Tentu, banyak hal yang dapat menjadikan kita kecewa di dalam diri kita masing-masing, namun apa yang dapat kita lakukan untuk hal tersebut? Bagaimana kita dapat membalaskan itu semua, supaya kita dapat kembali memperoleh yang ingin kita capai dahulu. Apabila masuk ke dalam pemikiran kita masing-masing, tentu itu akan menjadi sebuah tujuan baru apabila kita hendak mencapai hal yang kita tuju dahulu. Namun, pada kenyataannya itu bukanlah sebuah hal yang harus dipertanyakan lagi karena itu akan menjadi sebuah masalah baru bagi kita semua, ketika kita masih mengingat hal yang lalu ketia ingin melangkah maju maka kita tidak akan mendapat apa-apa di dalam diri kita dan itu sama saja dengan nol. Jalan pintas memang betullah sebuah hal yang menyenangkan untuk dilakukan akan tetapi tidak dapat menjadi sebuah jaminan bagi kita bahwa kita akan mendapatkan kembali apa yang menjadi hal milik kita.
Perlu juga kita sadar bahwa di dunia ini setiap orang telah memiliki porsinya masing-masing yang telah disesuaikan dengan kemampuannya sendiri. Apabila kita memaksakan kehendak kita untuk mengambil sesuatu yang pada hakikatnya memang hal itu bukanlah pantas buat kita tentu itu akan menjadi sebuah permasalahan yang baru yang akan kita alami, pada akhirnya juga akan menghancurkan diri kita masing-masing. Kita harus sadar bahwa ketika kita tidak mendapatkan sesuatu yang kita inginkan bahwa itu bukanlah milik kita dan juga itu bukanlah pantas untuk kita miliki, namun bisa saja itu dapat menjadi milik kita, hanya memang belum waktunya untuk kita miliki. Hal tersebut dapat menjadi sebuah pelajaran bagi kita untuk selalu bersabar dan selalu menguatkan diri kita akan hal-hal yang memang belum waktunya untuk kita miliki. Sekarang kita dapat bersedih karena keinginan kita belum tercapai, namun nanti kita pasti dapat memilikinya karena waktunya itu akan datang cepat atau lambat.

Comments

Popular Posts